1.
Saya kurang mempercayai kajian
paleantropologis karena tidak ada kepastian jalur mana lahirnya Homo erectus. Yang telah disepakati
hanyalah Homo sapiens berasal dari Homo erectus. Sebenarnya, eksistensi
manusia di Planet Bumi sudah bertahan selama ratusan ribu tahun, yaitu sejak
Nabi Asam a.s dan Siti Hawa diturunkan. Dari sepasang menusia tersebut kemudian
terus bertambah, dengan distribusi yang makin meluas ke seluruh penjuru daratan
di Bumi. Sehingga pada dasarnya manusia diciptakan oleh Tuhan melalui sepasang
manusia tersebut, bukan berdasarkan Homo
Sapiens atau sebagainya.
2.
Gaya hidup asli manusia adalah
pemburu dan pengumpul, yang diadaptasikan ke sabanam adegan yang disarankan
dalam evolusi manusia. Gaya hidup manusia lainnya adalah normadisme (berpindah
tempat; terkadang dihubungkan dengan kumpulan hewan) dan perkampungan menetap
yang dimungkinkan oleh pertanian yang baik.
3.
Kebutuhan manusia yang paling
hakiki dikelompokkan sebagai kebutuhan fisiologis, fisik dan psikologis, dan
pemenuhan akan kebutuhannya ini merupakan kewajiban dan hak azasi setiap orang.
4.
Ketahanan dan keamanan pangan
diartikan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari
kemungkinan kerusakan, pencemaran biologi, kimi, dan benda lain yang dapat
menganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia.
5.
Kasus keracunan pangan biasanya
karena penanganan pangan yang salah di sector industri, cemaran mikroba karena
lingkungan yang buruk. Sejalan dengan berubahnya gaya hidup maka juga memengaruhi
pola makan pada banyak orang. Baik itu dari makanan diwarung kaki lima sampai
restoran fast food termasuk makanan
kaleng. Dengan meningkatnya kesibukan, banyak yang kurang memperhatikan makanan
yang dimakan, seperti makanan kaleng. Padahal banyak yang harus diperhatikan
dari makanan kaleng tersebut, jika tidak dapat menimbulkan keracunan.
6.
Hubungannya kebutuhan fisik
salah satunya perlindungan fisik berupa perumahan yang aman untuk dihuni, bebas
dari keadaan atau tatanan alam yang dapat menimbulkan resiko seperti gempa
bumi, aman dari letusan gunung api, longsor, banjir, dsb.
7.
Dengan mengetahui kebutuhan
psikologi, maka akan mengerti penyebab ketegangan lingkungan(environment
stress), misalnya keadaan ruangan yang akan memicu kejiwaan seseorang, sifat
cahaya, suasana dan suhu. Karena environmental stress akan berpengaruh pada
diri seseorang sesuai dengan lamanya keadaan/gangguan yang dapat diterima
olehnya untuk menanggapinya.
Dalam tubuh makhluk hidup, termasuk manusia
perwujudannya memang fisik sebagai pengada insan lain, tetapi dalam
kehidupannya segala proses yang terjadi juga bersifat fisik maupun kimia,
karena dalam metabolism disebut proses kimia-fisika (physicochemistry).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar